Selamat Datang Di KDB Atau Di http://komodo-download.blogspot.com

Senin, 03 Januari 2011

Perbandingan 10 Ponsel Windows di 2011

2011 merupakan tahun dimana produk ponsel Windows Phone 7 (WP7) saling berkompetisi berebut hati konsumen. Di luar Indonesia, saat ini ada 10 ponsel WP7 yang hadir di pasaran.

Data dibawah ini merupakan urutan 10 ponsel WP7 dari berbagai vendor, dari ranking terkecil hingga terbesar di tiap kategorinya.

Perbandingan ketipisan ponsel (mulai paling tebal):
1. HTC 7 Pro
2. LG Optimus 7Q
3. Dell Venue Pro
4. HTC Surround
5. HTC HD7
6. HTC Mozart
7. HTC Trophy
8. LG Optimus 7
9. Samsung Omnia 7
10. Samsung Focus





Perbandingan berat ponsel:
1. Samsung Focus (115 gram)
2. HTC Mozart (130 gram)
3. Samsung Omnia 7 (139 gram)
4. HTC Trophy (140 gram)
5. LG Optimus 7 (157 gram)
6. HTC HD 7 (162 gram)
7. HTC Surround (165 gram)
8. HTC 7 Pro (185 gram)
9. LG Optimus 7Q (185 gram)
10. Dell Venue Pro (191 gram)

Perbandingan ROM/RAM:
1. Samsung Focus (1 GB) / HTC HD 7 (576 MB)
2. Samsung Omnia 7 (1 GB) / HTC Mozart (576 MB)
3. Dell Venue Pro (1 Gb) / HTC Trophy (576 MB)
4. HTC HD 7 (512 MB) / Samsung Focus (512 MB)
5. HTC 7 Pro (512 MB) / Samsung Omnia 7 (512 MB)
6. HTC Mozart (512 MB) / LG Optimus7 (512 MB)
7. LG Optimus 7 (512 MB) / LG Optimus 7Q (512 MB)
8. LG Optimus 7 Q (512 MB) / Dell Venue Pro (512 MB)
9. HTC Surround (512 MB) / HTC 7 Pro (448 MB)
10. HTC Trophy (512 MB) / HTC Surround (448 MB)

Perbandingan Ukuran Layar:
1. 4,3 inch - HTC HD7 dengan TFT-LCD
2. 4,1 inch - Dell Venue Pro dengan AMOLED
3. 4,0 inch - Samsung Omnia 7 dengan S-AMOLED
4. 4,0 inch - Samsung Focus dengan S-AMOLED
5. 3,8 inch - LG Optimus 7 dengan TFT-LCD
6. 3,8 inch - HTC Trophy dengan SLCD
7. 3,8 inch - HTC Surround dengan SLCD
8. 3,7 inch - HTC Mozart dengan SLCD
9. 3,6 inch - HTC 7 Pro dengan TFT-LCD
10. 3,5 inch - LG Optimus 7 Q dengan TFT LCD

Perbandingan ketahanan baterai (posisi standby):
1. HTC Surround (275 jam)
2. Samsung Focus (300 jam)
3. HTC HD 7 (310 jam)
4. Dell Venue Pro (336 jam)
5. HTC 7 Pro (360 jam)
6. HTC Mozart (360 jam)
7. HTC Trophy (360 jam)
8. Samsung Omnia 7 (390 jam)
9. LG Optimus 7 (416 jam)
10. LG Optimus 7Q (466 jam)

iPad Gresso Gunakan African Blackwood dan Emas 18 Karat

Gresso adalah perusahaan manufaktur yang sering memproduksi versi mewah dari gadget populer. iPad yang kali ini dihasilkan menggunakan frame kayu Blackwood Afrika yang berusia 200 tahun. 

Kayu ini merupakan bagian dari yang disebut sebagai pohon paling bernilai di dunia. Sementara logo Apple di bagian belakangnya merupakan emas murni 18 karat.

iPad mewah ini akan dirilis pada malam tahun baru nanti dan Gresso masih belum mengumumkan harga yang akan dipasangkan untuknya. Namun melihat dari material yang dilekatkan padanya sepertinya iPad eksklusif ini hanya akan dimiliki oleh segelintir orang.


Charge Ponsel Lewat Celana Berpanel Solar

Jika menggunakan baju besutan desainer Korea ini, pengguna ponsel pasti tidak akan khawatir low battery. Pasalnya baju ini bisa menge-charge ponsel di mana saja, kapan saja.

Semua ini berkat celana yang dilengkapi lempengan penangkap cahaya matahari menjadi energi (solar power). Solar power ini cukup untuk membantu pengguna perangkat ponsel atau MP3 player dalam mengisi ulang daya.

Dilansir melalui Korea Times, lini pakaian yang didesain ramah lingkungan ini bernama Go Collection. Tidak hanya celana jenis cargo yang memiliki solar power, tapi juga jaket, rompi dan jenis pakaian lainnya.

Solar power yang cukup berguna itu disematkan pada celana cargo Go Urban pada kedua sisi kantong yang ada. Panel solar power itu dilengkapi juga dengan USB Ports yang bisa dikoneksikan dengan perangkat.

Panel ini secara otomatis mengubah panas matahari menjadi energi listrik, yang kemudian dapat disimpan ke dalam perangkat elektronik untuk memberikan energi operasional.

Saking canggihnya, tidak heran jika kemudian celana itu dibandrol cukup mahal, sekira USD920, sedangkan jaket solar power dihargai USD1,260. 

Android 845, Ponsel Android Rp 1 Jutaan

Tahun depan rupanya akan dimulai pertarungan smartphone dengan harga di bawah USD100 atau sekira Rp1 juta. Salah satu yang telah muncul adalah Android 845.

Android 845 merupakan smartphone yang baru saja digelontorkan oleh salah satu operator di AS, Vodafone. Perangkat tersebut dibandrol dengan harga 70 euro atau USD108, termasuk 10 euro untuk paket data unlimited selama sebulan.

Dengan smartphone berharga terjangkau ini banyak orang akan mulai beralih dari featurephone ke smartphone. Seiring dengan itu operator juga harus bersaing memberikan layanan semurah mungkin.

Android 845 sejatinya merupakan produk rebranded milik Huawei, seperti Comet yang diluncurkan oleh T-Mobile atau perangkat Cricket Ascend yang dijual di AS.

Spesifikasi yang diusung 845 memang cukup biasa saja, namun jelas lebih baik ketimbang featurphone yang ada beberapa waktu lalu.

Di dalamnya, Android 845 memiliki Android 2.1, resolusi layar 240x320 piksel, layar 2,8 inci, GPS, Bluetooth 2.1, kamera megapiksel dan wifi.

Android Honeycomb, 3.0 atau 2.4?

Google digembar-gemborkan bakal menghadirkan sistem operasi Android yang dioptimalkan untuk tablet, yang diberi nama Honeycomb atau dengan seri 3.0. Namun belakangan, berubah menjadi versi 2.4.

Sedikit banyak, perubahan ini akan berpengaruh bagi Android di masa depan. Karena sebagian pengguna Android percaya, versi dangan angka depan '2' merupakan versi yang dikhususkan Android bagi pengguna smartphone, sehingga wajar kalau Google akhirnya memulai dengan angka baru (3).

Dengan angka permulaan '2' inilah, banyak yang meragukan kalau Honeycomb hanya dikhususkan untuk tablet, namun tak lebih dari upgrade dari Android versi sebelumnya yaitu 2.3 atau yang dikenal dengan sebutan Gingerbread.

Dari catatan Artem Russakovskii, dari Android Police, dari cek cepat statistik situs Google tampaknya menunjukkan bahwa Android 2.4 tidak lain dari Honeycomb.

"Khususnya, dalam 30 hari terakhir, kami telah memiliki 15 kunjungan dari Android 2.4. Di sisi lain, kami harus dilihat '0' apakah itu sebagai Android 3.0," jelas Russakovskii, seperti dilansir TG Daily, Minggu (2/1/2011)..

"Namun bisa saja itu adalah versi OS palsu, tapi saya merasa sangat tidak mungkin bahwa ada penampakan tiba-tiba kelipatan 2,4, benar-benar independen dari satu sama lain dan semua sekitar waktu yang sama, sementara tidak ada penampakan 3,0 terjadi," tambahnya

Menurut Russakovskii, 2,4 sebagai Android Honeycomb merupakan alasan masuk akal sempurna.

Prediksi Tren Teknologi Ponsel di Tahun 2011

Tahun 2010 baru saja berlalu. Pertanyaan tentang apa saja yang akan terjadi pada 2011 kini, menunggu untuk dijawab. Beberapa tren yang sempat meledak pada tahun lalu, terutama jejaring sosial, diprediksi berlanjut pada tahun ini.

Tren lain diramalkan bermutasi, menjadi sesuatu yang lebih menarik, bahkan mengejutkan. Yang pasti, pengguna akan lebih rakus terhadap data. Terutama karena peranti bergerak seperti ponsel dan tablet jadi semakin powerful, koneksi data makin cepat, dan para developer terus mendorong batas bagaimana pengguna mendefinisikan aplikasi bergerak.

Berikut beberapa tren yang mungkin akan menjadi bagian dari cepatnya perkembangan teknologi pada tahun ini.

Eranya tablet

Banyak yang menyebut bahwa 2010 adalah tahunnya komputer tablet.Pada 2011,tablet akan terus berevolusi, mencatat sukses, dan punya lebih banyak varian.Beberapa tablet yang akan mencuri perhatian adalah BlackBerry PlayBook dan Motorola tablet yang memiliki prosesor dual core.

Dari Foto ke Video

Mobile photo sharing memang mencatat sukses luar biasa.Aplikasi seperti Instagram ataupun PicPlz meroket dengan cepat.Kualitas kamera pada ponsel yang semakin bagus rupanya berintegrasi sempurna dengan cara seseorang berbagi hasil foto mereka ke jejaring sosial dengan satu kali klik. Tahun depan,diprediksi smartphone yang dapat merekam video berdefinisi tinggi (HD) akan semakin lumrah ditemui. Tentunya, akan lebih mudah lagi pengguna merekam,mengedit videonya,dan langsung mengunggahnya ke YouTubelangsung dari ponselnya.

Popularitas HTML5

Banyak pengembang aplikasi memperdebatkan plus minus dari aplikasi web dan aplikasi standar pada platform mobile. Aplikasi standar dapat mengambil keuntungan dari kemampuan perangkat keras sebuah handset,tapi aplikasi webdapat lebih mudah diakses ke perangkat berbeda.Menggunakan HTML5, banyak fitur aplikasi standar dapat dimanfaatkan oleh aplikasi web.

Ponsel 4G/LTE
4G/LTE sudah lama berdengung, tapi perkembangannya cukup lambat.Pada Consumer Electronic Show(CES) di Las Vegas,Januari mendatang, beberapa vendor seperti Motorola dan Samsung sudah siap memamerkan prototipe ponsel LTE mereka.

Pengalaman Gaming Lebih
Dengan Nexus S yang sudah mendukung gyroscope, ke depannya akan lebih banyak lagi ponsel Android yang dibekali fitur serupa. Dampaknya, pengguna mendapat kontrol bermain game yang lebih akurat dan menyenangkan.

SoPhone, Kloning iPhone4 Yang ‘iPhone’ Banget

Ada banyak kloning iPhone4 yang pernah dibuat, namun SoPhone barangkali merupakan kloning iPhone4 ‘termirip’ yang ada saat ini, setidaknya dari sisi tampilan luar.
Dari video perbandingan SoPhone dan iPhone4 di bawah, bisa kita simak SoPhone memiliki dimensi yang sama seperti iPhone4. Dengan layar kapasitif berukuran 3.5 inch resolusi 480 x 320 pixel, SoPhone dikatakan memiliki spesifikasi layar yang sama seperti iPhone 3GS.
Kemiripan SoPhone dengan iPhone juga akan terlihat di sisi antarmuka dan fitur seperti multitasking, pencarian serta dukungan drag & drop.
Sayangnya kemiripan tersebut hanya berhenti di tampilan luaran saja. Sebagai jeroan, SoPhone ‘hanyalah’ ponsel yang bertenaga MTK6235. Yap … seperti kebanyakan ponsel cina lainnya.